Tuesday, December 3, 2019

TANTE MERASA TERANGSANG KETIKA AKU MULAI MEREMAS TOKED GEDENYA


KUMPULAN CERITA SEX - Perkenalkan nama ku Janus, aku masih dalam jenjang kuliah sebagai mahasiswa di kota Bandung . Kejadiannya sendiri akan kuceritakan seadanya dan tidak ku pelintir sedikitpun, akan tetapi identitas tokoh dan lokasi aku ubah untuk menghormati privasi mereka yang terlibat

Menginjak tahun kedua kuliah, Aku bermaksud pindah tempat kos yang lebih baik Ini biasa, mahasiswa tahun pertama pasti dapat tempat kos yang asal-asalan Baru tahun berikutnya mereka bisa mendapat tempat kos yang lebih sesuai selera dan kebutuhan Setelah berburu yang cukup melelahkan akhirnya Aku mendapatkan tempat kos yang cukup nyaman di daerah Dago Utara

Untuk ukuran Bandung sekalipun, daerah ini termasuk sangat dingin apalagi di waktu malam Kamar kosku berupa paviliun yang terpisah dari rumah utama Ada 2 kamar, yang bagian depan diisi oleh Sahat, mahasiswa kedokteran yang kutu buku dan rada cuek Aku sendiri dapat yang bagian belakang, dekat dengan rumah utama

Bapak kosku, Om Bima adalah seorang dosen senior di beberapa perguruan tinggi Istrinya, Tante Lisa, Tante girang yang cukup menarik meskipun tidak terlalu cantik Tingginya sekitar 160 cm dengan perawakan yang sedang, tidak kurus dan tidak gemuk Untuk ukuran seorang Tante girang dengan 2 anak, tubuh Tante Lisa cukup terawat dengan baik dan tampak awet muda meski sudah berusia di atas 40 tahun Maklumlah, Tante Lisa rajin ikut kelas aerobik
| domino qiu qiu 99 | judicapsa | agen bandarq | daftar poker online | bandarq | SITUS POKER | AGEN ADUQ | ADUQ | SITUS JUDI ONLINE

Kedua anak mereka kuliah di luar negeri dan hanya pulang pada akhir tahun ajaran Karena kesibukannya sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi, Om Bima agak jarang di rumah Tapi Tante Lisa cukup ramah dan sering mengajak kami ngobrol pada saat-saat luang sehingga Aku pribadi merasa betah tinggal di rumahnya

Mungkin karena agak cuek dan selalu sibuk dengan kuliahnya, Tante Lisa akhirnya lebih akrab denganku Aku sendiri sampai saat itu belum pernah berpikir untuk lebih jauh dari sekedar teman ngobrol dan curhat Tapi rupanya tidak demikian dengan Tante Lisa… infofreebet

“Janus, kamu masih ada kuliah hari ini?”, tanya Tante Lisa suatu hari
“Enggak tante…”
“Kalau begitu bisa anterin tante ke aerobik?”
“Oh, bisa tante…”

Tante Lisa tampak seksi dengan pakaian aerobiknya, lekuk-lekuk tubuhnya terlihat dengan jelas Kamipun meluncur menuju tempat aerobik dengan menggunakan Honda Jazz Putih milik Tante Lisa Di sepanjang jalan Tante Lisa banyak mengeluh tentang Om Bima yang semakin jarang di rumah

“Om Bima itu egois dan gila kerja, padahal gajinya sudah lebih dari cukup tapi terus saja menerima ditawari jadi dosen tamu dimana-mana…”
“Yach, sabar aja tante itu semua khan demi tante dan anak-anak juga,” kataku mencoba menghibur


“Ah Janus, kalau orang sudah berumah tangga, kebutuhan itu bukan cuma materi, tapi juga yang lain Dan itu yang sangat kurang tante dapatkan dari Om ” Tiba-tiba tangan Tante Lisa menyentuh paha kiriku dengan lembut

“Biarpun begini, tante juga seorang Tante kesepian yang butuh belaian seorang laki-laki… tante masih butuh itu dan sayangnya Om kurang peduli ” Aku menoleh sejenak dan kulihat Tante Lisa menatapku dengan tersenyum

Tante Lisa terus mengelus-elus pahaku di sepanjang perjalanan Aku tidak berani bereaksi apa-apa kecuali, takut membuat Tante Lisa tersinggung atau disangka kurang ajar Keluar dari kelas aerobik sekitar jam 4 sore, Tante Lisa tampak segar dan bersemangat Tubuhnya yang lembab karena keringat membuatnya tampak lebih seksi
hawaiqq | game capsa susun online | game online capsa susun | permainan kartu remi | capsa susun online | capsa susun | download capsa susun | permainan capsa susun

“Jan, waktu latihan tadi tadi punggung tante agak terkilir… kamu bisa tolong pijitin tante khan?” katanya sambil menutup pintu mobil
“Iya… sedikit-sedikit bisa tante,” kataku sambil mengangguk

Aku mulai merasa Tante Lisa menginginkan yang lebih jauh dari sekadar teman ngobrol dan curhat Terus terang ini suatu pengalaman baru bagiku dan aku tidak tahu bagaimana harus menyikapinya Sepanjang jalan pulang kami tidak banyak bicara, kami sibuk dengan pikiran dan khayalan masing-masing tentang apa yang mungkin terjadi nanti Setelah sampai di rumah, Tante Lisa langsung mengajakku ke kamarnya Dikuncinya pintu kamar dan kemudian Tante Lisa langsung mandi.


No comments:

Post a Comment

close
Banner iklan disini